Mengobati Luka dengan Getah Lidah Buaya

Lidah Buaya

Lidah Buaya

Kita biasanya sering mengalami luka kecil maupun besar pada saat melakukan aktivitas sehari-hari. Bunda yang sedang menyiapkan masakan di dapur, tiba-tiba tangan bunda tersayat pisau. Atau anak bunda yang sedang asyik bermain di halaman rumah,t iba-tiba terjatuh dan terluka. Hal-hal kecil seperti ini sangat sering terjadi. Tidak usah cemas Bunda. Ada cara cukup praktis dan murah yang dapat Bunda lakukan bila mengalami luka goresan akibat terjatuh, atau semacamnya. Yaitu segeralah petik daun Lidah buaya.

Mengapa Lidah Buaya? Karena Cairan pada Lidah buaya memiliki keasaman yang hampir sama dengan pH kulit kita, sehingga mampu mengurangi kemungkinan alergi pada saat penggunaanya. Senyawa lignin dan polisakarida yang terkandung didalamnya membuat manfaat lidah buaya dapat terserap dengan lebih baik pada kulit dan sekaligus berfungsi sebagai media pembawa nutrisi dan zat yang bermanfaat bagi kulit. Selain itu asam amino pada Lidah Buaya juga sangat bermanfaat dalam pembentukan sel-sel kulit baru dan sekaligus menghilangkan sel-sel kulit yang mati.

Daun Lidah Buaya terdiri atas 2 jenis cairan, yaitu cairan bening seperti jelly pada batang dan cairan kuning berupa getah. Kedua cairan tersebut sama-sama memiliki manfaat. Pertama cairan bening yang menyerupai jelly memiliki zat anti bakteri dan anti jamur serta banyak mengandung zat salisilat yang bermanfaat mengurangi bengkak pada luka dan meredam rasa sakit. Sedangkan cairan kedua, cairan kuning yang terdapat pada batang lidah buaya banyak mengandung aloin.

Berikut ini cara mengobati luka dengan Lidah Buaya:

  1. Potong daun Lidah Buaya secukupnya tidak perlu dicuci terlebih dulu agar gatah/cairan berwarna kuning pada batang tidak ikut hilang oleh air,
  2. Lalu ambil getah berwarna kuning tersebut dengan ujung jari, oleskan perlahan-lahan pada bagian yang terluka.
  3. Kemudian belah daun Lidah Buaya menjadi dua bagian untuk mendapatkan lendir yang berwarna putih, ambil lendirnya dan oleskan pada luka agar luka terasa dingin (tidak sakit/perih).  Diamkan hingga kering.
  4. Ulangi penggunaan tiga kali dalam sehari agar luka lebih cepat mengering (bekas luka juga akan terlihat lebih samar-samar bahkan hilang).

Oia Bunda, biasanya jika sudah mengoleskan lidah buaya, kita tidak perlu memakai obat  lain (betadine atau semacamnya). Bunda cukup mencuci atau membersihkan bagian yang terluka dengan menggunakan air hangat yang telah di camur dengan garam atau dengan cairan antiseptik lainnya, sebelum mengolesi luka dengan getah dari lidah buaya.

Selamat mencoba Bunda. Salam sehat 🙂

oleh: Devi Wening Astari

Leave a comment

Filed under Healthy

Leave a Reply :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s